BAB yang ada di Sungai Porong tersebut.

 

BAB I

PENDAHULUAN

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

            Dalam bab ini
dipaparkan subbab (1) latar belakang, (2) tujuan,dan (3) manfaat. Ketiga subbab
tersebut dijabarkan sebagai berikut.

 

1.1 Latar Belakang

            Banjir Lumpur Panas Sidoarjo atau Lumpur Lapindo adalah peristiwa
menyemburnya lumpur panas di lokasi pengeboran Lapindo Brantas Inc. Di Dusun Balongnongo Desa Renokenongo,
Kecamatan
Porong, Kabupaten Sidoarjo,
Jawa Timur, sejak tanggal 29 Mei 2006. Semburan lumpur panas selama 11 tahun
ini menyebabkan tergenangnya kawasan permukiman, pertanian, dan perindustrian
di tiga kecamatan di sekitarnya, serta mempengaruhi aktivitas perekonomian di
Jawa Timur.

Lumpur
Lapindo yang hanya di buang
langsung ke Sungai Porong dapat merusak ekosistem yang ada di Sungai Porong
tersebut. Seharusnya
pemerintah bisa mencari solusi yang tepat dalam menanggulangi masalah Lumpur Lapindo tersebut. Mungkin
dengan melakukan penelitian apa yang terkandung di dalam Lumpur Lapindo yang dapat di manfaatkan bagi kesejahteraan
masyarakat sekitar Sidoarjo atau bahkan bagi kemakmuran rakyat indonesia. Ternyata sudah banyak dilakukan
penelitian kandungan Lumpur Lapindo oleh beberapa pihak asing dan secara
mengejutkan ternyata di dalam
Lumpur Lapindo mengandung Logam
Tanah Jarang(LTJ) diantaranya ada unsur Lithium yang sebetulnya
dapat di manfaatkan. Beberapa
negara maju seperti:Amerika,
Cina, bahkan negara negara di eropa mulai bersaing untuk
mendapatkan kandungan yang ada didalam Lumpur Lapindo. Namun pemerintahan kita saja yang kurang perduli
dalam memanfaatkan sesuatu yang dapat menguntungkan bagi negara kita sendiri.

           

 

Unsur-Unsur
dari Logam Tanah Jarang adalah
sebagai berikut:

Nama
Atom(Unsur)

Simbol

Skandium

                (Sc)

Yttrium

                 (y)

Lantanum

               
(La) 

Serium

(Ce)

Praseodimium

(Pr)

Neodimium

(Nd)

Prometium

(Pm)

Samarium

(Sm)

Europium

(Eu)

Gadolinium

               (Gd)

Terbium

(Tb)

Pisprosium

(Py)

Holmium

(Ho)

Erbium           

(Er)

Thulium

(Tm)

Ytterbium

(Yb)

Lutetium

(Lu)

Lithium

(Li)

 

Memanfaatkan
kandungan dari Lumpur Lapindo yaitu Logam Tanah Jarang(LTJ) khususnya unsur
Lithium yang dapat di manfaatkan
sebagai baterai. Sebetulnya sudah banyak sekali mahasiswa ataupun
dosen yang ada di Indonesia mengembangkan Lithium yang ada di dalam Lumpur
Lapindo untuk menjadi baterai. Namun emamng masih belum ada perhatian dari
pemerintah untuk membantu mengembangkan hasil riset dari beberpa mahasiswa dan
dosen agar bias di pabrikasi secara besar-besaran agar dapat menghasilkan
keuntungan bagi Indonesia

 

1.2
Tujuan

            Adapun
tujuan dari penulisan makalah ini yaitu sebagai berikut.

1.      Untuk membuktikan bahwa Lumpur Lapindo memiliki
kandungan Logam Tanah Jarang(LTJ)

2.      Untuk memberitahu kepada semua yang sudah membaca
makalah ini agar mengetahui bahwa Lumpur Lapindo bisa di manfaatkan menjadi
banyak hal yang bermanfaat. Khusunya pemanfaatan menjadi baterai.

3.      Untuk memberikan solusi kepada pemerintah dalam
menyelesaikan persoalan lumpur yang setiap hari volumenya terus bertambah.

 

1.3
Manfaat

            Pemanfaatan Lumpur
Lapindo ini nantinya akan membawa dampak yang sangat besar bagi masyarakat di daerah Lumpur Lapindo bahkan negara
sekalipun. Pertama, dapat memberikan
keuntungan bagi Indonesia  jika nantinya
ada pabrikasi baterai yang menggunakan kandungan Lithium dari Lumpur Lapindo.
Karena kita tidak perlu lagi membeli bahan baku pembuatan baterai berupa
Lithium dari sumber lain cukup mengambil Lithium dari Lumpur Lapindo yang bisa
di dapatkan secara gratis.

Kedua, dapat membantu pemerintah dalam menangani pemecahan masalah daur ulang
Lumpur Lapindo yang setiap hari volumenya semakin bertambah banyak dan
pemerintah tidak perlu lagi mencemari sungai Brantas Porong yang selama ini di
jadikan tempat pembuagan Lumpur Lapindo. 

Ketiga, dapat menaikkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan Lumpur
Lapindo yang selama ini di rugikan dengan adanya kasus ini. Dengan cara
memanfaatkan Lumpur Lapindo menjadi barang yang berguna dan memiliki nilai
ekonomis yang tinggi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

ISI

 

2.1
Kajian Pustaka

 

2.1.1 Pemanfaatan

            Suatau
hal,cara,atau langkah memanfaatkan suatu barang yang di anggap tidak berguna
menjadi berguna.

           

2.1.2 Lumpur

            Gas
dan cairan yang keluar dari perut bumi yang mengandung karbon dioksida, metana,
dan nitrogen. Lumpur ini materinya berupa cairan dengan endapan tanah yang
memiliki rasa asin atau asam.

2.1.3 Lapindo

            Sebuah
perusahaan kerja sama dengan BPMIGAS yang bergerak di bidang pengeboran minyak
dan gas. Lokasi di Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo Provinsi Jawa Timur.

 

2.1.4
Baterai

              Suatu alat yang dapat mengubah energi kimia yang di
simpannya menjadi energi listrik dan biasanya di peruntu untuk menggerakkan
atau menghidupkan alat-alat elektronik.  

 

2.2  Metode Penelitianà Jenis, sumber data dan data,
dan analisis data

            Metode yang saya pakai dalam penelitian ini adalah
metode deskriptif, yaitu dengan memberikan gambaran tentang suatu fenomena atau
aspek kehidupan tertentu dari masyarakat yang diteliti. Kali ini saya akan memaparkan
tentang suatu fenomena alam yang terjadi di daerah Porong Kabupaten Sidoarjo
Provinsi Jawa Timur yaitu Lumpur Lapindo. Banyak orang yang telah melakukan
penelitian tentang kandungan apa saja yang ada di dalam Lumpur Lapindo tersebut
dan hasilnya sangat mengejutkan Lumpur yang biasanya di buang begitu saja ke
sungai Brantas Porong oleh pemerintah setempat ternyata mempunyai kandungan yang
sangat berguna bagi kehidupan manusia dan memiliki nilai ekonomis yang sangat
tinggi. Di antara bahan tersebut ialah :

 

1)     
Bahan Bangunan

Di dalam Lumpur Lapindo ada Kandungan
silika dan alumina sekitar 50% sehingga Lumpur Lapindo ini dapat digunakan
sebagai salah satu bahan bangunan sebagai pengganti semen. Saat ini para
peneliti mulai banyak mengembangkan beton dari lumpur Lapindo dan beberapa
jenis batako atau paving block.
 

2)      Bahan
Keramik

Beberapa pengrajin di sekitar kawasan
Lumpur Lapindo telah mencoba mengolah lumpur tersebut menjadi glatsir, gerabah
konvensional, stoneware warna, dan
berbagai jenis pembuatan keramik lainnya. Bahkan Lumpur Lapindo dapat digunakan
sebagai bahan dasar pembuatan keramik. Sehingga para pengrajin akan mendapatkan
keuntungan yang lebih banyak sebab Lumpur Lapindo  jumlahnya sangat melimpah.

3)      Anti kanker
            Ternyata
tanpa kita duga sebuah lumpur panas yang berasal dari kerak bumi dapat di
manfaatkan sebagai obat anti kanker. Menurut Dr.Novik Nurhidayat dari LIPI
telah membuktikan bahwa Lumpur Lapindo dapat menjadi obat anti kanker. Hal ini
di karenakan Lumpur Lapindo mengandung unsur selenium. Di lumpur panas ternyata
terdapat bakteri yang disebut termofil. Bakteri jenis ini dapat hidup di
lingkungan air yang sangat hangat sebab akan mendapatkan makanan dari selenium.
Selenomentionin (Se) akan mengurangi sel kanker dan memperbaiki jaringan sel
tubuh yang rusak. Se akan meningkatkan daya tahan tubuh dan membuat tubuh kebal
terhadap serangan virus dan gen mutan yang dapat menjadi penyebab utama dari
kanker.

4)      Logam
Tanah Jarang(LTJ)

Logam Tanah Jarang (LTJ) merupakan unsur yang terletak di dalam golongan
lantanida dan termasuk tiga unsur tambahan yaitu Yttrium, Thorium dan Scandium
kemudian Lanthanum, Cerium, Neodymium serta beberapa lainnya. Hampir semua unsur-unsur Logam Tanah
Jarang(LTJ) dapat di manfaatkan. Tereutama Lithium yang dapat di manfaatkan
menjadi bahan pembuatan baterai.

Saya akan menampilkan statistika data dari kandungan Logam Tanah
Jarang(LTJ) yang ada di dalam Lumpur Lapindo sebagai berikut.

 

 

Unsur

Minimum

Maksimum

Rata-rata

Standar deviasi

Rata-rata dalam batu lempung

Skandium

19

47

22,49

4,508

42

Lantanum

37

72

49,40

5,693

25

Holmium

77

142

96,29

11,483

100

Lithium

317

1095

653,78

101,992

850

Erbium

0

2

0,95

0,270

0,19

Pisprosium

3,12

3,98

3,55

0,38

4,7

Thulium

1

15

5,37

4,092

4

Neodinium

2,6

127

83,528

24,380

0,6

Ytterbium

0

106

20,41

18,245

0,02 – 0,4

 

            Data
di atas menunjukkan bahwa kandungan Lithium yang ada di dalam Lumpur Lapindo
sangat melimpah dan sayang sekali jika tidak bias di manfaatkan. Meskipun
memang kita harus mengekstrak terlebih dahulu lumpur tersebut untuk bisa
mengambil unsur Lithiumnya. Seperti yang di lakukan oleh Dr. Lukman noerochim
ST. MSc dan Dr.ir Amien Widodo MS yang harus mengestrak lumpur tersebut untuk
mendapatkan kandungan Lithium murni.

           

            Sudah
banyak yang membuktikan bahwa memang Lithium di dalam Lumpur Lapindo bisa di jadikan
bahan baku pembuatan baterai tinggal pemerintah saja yang harus mulai
memberikan dukungan dan melakukan pabrikasi dalam skala besar agar manfaat dari
Lumpur Lapindo ini bisa di rasakan hasilnya nanti.

 

 

 

 

 

 

 

 

2.3  Pemaparan data à Teori yang mendukung

Kali ini saya akan menampilkan
beberapa pendapat dari beberapa ahli yang telah melakukan penelitian kandungan
Lithium Lumpur Lapindo yang dapat di manfaatkan menjadi baterai.

1)     
“Analisis dan penelitian saya menyebutkan demikian. Tapi, memang diperlukan
penelitian lebih lanjut mengenai besarannya maupun cara mengolahnya,” ungkap Wataru, seperti di kutip dari website Toyota Astra Motor, Selasa, 7 Juni 2011.

Wataru Tanaka yang berasal dari Japaneese
Research Institute, telah menganalisa selama lima tahun
kandungan Lumpur Lapindo. Dia meyakini, kandungan Lithium dari perut bumi yang keluar dan memenuhi area di Porong, Sidoarjo itu
sangat besar.

 

2)      Dr Lukman noerochim ST. MSc dan Dr.Ir. Amien widodo
MS, dapat mengubah Lumpur Lapindo panas menjadi baterai. Untuk mengubah lumpur
tersebut, mereka memanfaatkan alat pengekstraksi Lithium yang diciptakan
sendiri.

Adapun riset terhadap semburan Lumpur Lapindo ini
berawal dari keinginan Dr.Ir. Amien Widodo Ms yang menjabat sebagai Kepala
Pusat Studi Bencana ITS untuk memanfaatkan lumpur tersebut. Ia kemudian
menggandeng Dr. Lukman Noerochim ST. MSc sebagai partner risetnya.

Dr. Lukman Noerochim ST. MSc menjelaskan setelah
beberapa kali melakukan pengujian, mereka menemukan sesuatu yang menarik dalam
komponen penyusun Lumpur Lapindo. Di dalam lumpur tersebut, terdapat kandungan
Lithium yang jumlahnya 70 kali lebih besar dibandingkan dengan yang biasa
ditemukan di air laut.

“Kandungan Lithium pada lumpur ini benar-benar bisa
kita manfaatkan,” ungkapnya

3)     
peneliti asal
Jepang Tanikawa menyebutkan bahwa Lumpur Lapindo memiliki kandungan lithium yang tinggi. Lithium
merupakan salah satu bahan baku pembuatan berbagai jenis baterai, seperti
baterai yang digunakan pada handphone.

 

4)     
Mahasiswa UNNES juga membuat sebuah baterai dari kandungan Lithium yang
ada di dalam Lumpur Lapindo. Biaya yang di butuhkan oleh mahasiswa UNNES untuk
memproduksi satu baterai adalah Rp. 3000.

 

Itulah beberapa pendapat ahli mengenai pemanfaatan Lithium Lumpur
Lapindo menjadi baterai.

 

 

 

BAB
III

Penutup

 

3.1 Simpulan

Berdasarkan hasil pemaparan di atas di dapatkan dua
simpulan, yaitu sebagai berikut.

Pertama, ternyata sudah dapat di pastikan bahwa memang benar
kandungan Lithium yang ada di dalam Lumpur Lapindo bisa di manfaatkan menjadi
baterai.

Kedua,
ternyata selain
dapat di manfaatkan menjadi baterai. Kandungan yang ada di dalam Lumpur Lapindo
bisa juga di manfaatkan menjadi produk lain yang juga memiliki nilai ekonomis
yang tinggi seperti: Bahan bangunan,Bahan keramik,dan bahkan dalam bidang
kesehatan.

 

3.2 Saran

Adapun saran yang ingin di sampaikan oleh penulis
adalah sebagai berikut.

Pertama,
seharusnya
pemerintah tidak langsung mengambil keputusan untuk membuang limbah lumpur
langsung ke sungai Brantas Porong begitu saja. Pemerintah juga harus
mempertimbangkan dampak apa saja yang akan diterima jika membuang limbah lumpur
ke sungai secara langsung.

Kedua,
seharusnya
pemerintah memberi dukungan kepada para peneliti yang berasal dari Indonesia
yang telah mengemukakan bahwa kandungan dari Lumpur Lapindo ini bisa di
manfaatkan dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Agar penelitipun juga semakin
bersemangat untuk mendalami lebih lanjut tentang pendapat mereka yang dapat
menguntungkan bagi negara Indonesia.

Ketiga,
jangan sampai aset
Lumpur Lapindo ini di ambil alih oleh pihak asing yang ingin menguasai
kandungan yang ada di dalamnya. Karena memang kandungan di dalam Lumpur Lapindo
ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Sehingga nantinya dapat merugikan
nasib negara kita sendiri.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Daftar
Rujukan