Negara-negara adrenalin agar manusia melalukan segala cara

Negara-negara di benua Afrika
rata-rata masih tergolong sebagai negara yang miskin. Penduduknya juga masih
kesulitan mendapatkan akses air dan makanan. sehingga timbul berbagai masalah
seperti masalah sosial dan masalah  kesehatan.
Bahkan anak-anak yang berusia dibawah lima tahun juga merasakan akibatnya kekurangan
makanan. Dengan adanya program SDGs yang ke-2 untuk menghilangkan kelaparan di
muka bumi ini, diharapkan bisa menghapuskan dampak dari kelaparan dari muka
bumi ini. Berikut dampak dari kelaparan,

1.     
Kesehatan

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Dampak yang paling terlihat ketika seseorang kelaparan
adalah kehilangan berat badan dan terlihat kurus. Pada kondisi tersebut,
manusia rentang terkena penyakit karena sistem kekebalan tubuh menurun.

 Kelaparan
bukan hanya permasalahan mengisi perut yang kosong dengan makanan saja, tetapi tubuh
juga perlu makanan yang mengandung nutrisi agar tubuh selalu sehat. Tanpa nutrisi
yang cukup, tubuh akan mengalami banyak gangguan dan mudah terserang penyakit. Kebanyakan
penderita malnutrisi adalah anak-anak

Kondisi dimana tubuh tidak mendapatkan gizi
yang cukup disebut malnutrisi. Kondisi malnutrisi bisa menyebabkan malabsorpsi makanan
atau tidak terserapnya gizi yang terdapat pada makanan. Malnutrisi terjadi akibat
kurangnya makanan yang masuk kedalam tubuh atau kurangnya gizi dalam makanan
yang dimakan. Dampak yang timbul akibat malnutrisi sangat banyak, menurut Gibson(2005)
akibat gizi buruk pada anak bisa menyebabkan badan tampak kurus, wajah menua, cengeng
dan rewel, kepala membesar, dan mudah terkena penyakit infeksi. Dampak yang
paling parah dari malnutrisi adalah kematian. Menurut WHO 54% kematian bayi dan
balita paling banyak disebabkan oleh malnutrisi.

Dampak yang terjadi ketika seseorang lapar
sangat mempengaruhi kerja otak. Kondisi yang lapar membuat otak mengkatifkan
produksi enzim adrenalin agar manusia melalukan segala cara untuk mendapatkan
makanan. Meskipun otak hanya terdiri dari 2% volume tubuh tetapi otak
memerlukan energi sebesar 25% dari energi tubuh. Jika tidak mendapatkan asupan
energi, miliaran neuron dalam otak akan menghasilkan cairan yang akan memakan
neuron sendiri. Hal ini akan terjadi jika tubuh dalam kondisi yang sangat
kelaparan.

2.     
Sosial

Kelaparan
tidak hanya berdampak pada tubuh saja, tetapi berdampak juga terhadap lingkungan
sekitar. Telah dijelaskan bahwa ketika seseorang kelaparan, maka seseorang akan
melakukan hal apapun agar mendapatkan makanan. Hal tersebut bisa menyebabkan
orang melakukan tindakan kriminal seperti mencuri, sehingga angka kriminalitas
bisa naik. Bahkan bisa menyebabkan seseorang tega membunuh untuk mendapatkan
makanan agar bisa hidup.